Www bangane xxx com anr abf dating

Untuk menuju kesana, baca dan pahamilah isi Al-Qur’an. Jika ada yang tidak dimengerti, tanyakan kepada yang sudah terlebih dahulu mengerti atau carilah sumber-sumber yang menerangkan ayat-ayat (yang kurang dipahami) tersebut. Pesan ini juga berlaku buat gua, karena manusia seperti air laut, ada pasang surutnya.Jangan berpikir untuk selalu mengandalkan orang yang (kita anggap) sholeh, pikirkanlah bagaimana cara kita untuk menjadi seperti mereka. Jujur, sebenernya gua pribadi takut untuk menulis ini.Gua mengamati, sebagian orang masih menganggap kitab sesuatu yang suci, bahkan terlalu suci hingga hanya bisa dipelajari oleh orang-orang pintar saja.

www bangane xxx com-29

Ketika menyimak, kita hanya mendengarkan saja dan langsung mengiyakan.Lain halnya ketika kita berguru, sebagai murid yang aktif kita memikirkan dan mempelajari lagi apa yang disampaikan guru kita sehingga ketika menemukan hal yang bertentangan dapat kita tanyakan atau diskusikan kembali dengan guru kita.Semoga Allah tetap menjadikan kita istiqomah di jalan-Nya. Gua takut pujian akan melalaikan sehingga menjadikan gua riya dan sombong.Kalo mau nge-likes mending poto-poto atau notes gua yang lain aja yang lebih mengarah kepada perkara keduniawian. Gua mengamati bahwa sebagian orang di negara ini masih menganggap agama sebagai sesuatu yang sakral.

Sakral dari segi bahasa memiliki kesamaan arti dengan keramat.

Jikalau belum pernah (membaca atau mempelajari), maka berarti mereka hanya menjadikan Qur’an sebagai simbol, masih berhubungan dengan sesuatu yang dikeramatkan tadi.

Maka, manakah yang lebih baik menurut anda semua: Seseorang yang menaruh Qur’an di lantai namun mempelajari dan berusaha untuk mengamalkannya atau seseorang yang meletakkan Qur’an di atas lemari kaca yang disekelilingnya diletakkan vas bunga dan ditaburi wewangian namun tidak pernah membaca apalagi mempelajarinya?

Mereka beranggapan bahwa Qur’an adalah firman Tuhan dan tidak etis rasanya untuk meletakkan firman Tuhan di lantai.

Namun, dari sekian banyak itu berapa banyak orang yang sudah membacanya? Berapa banyak orang yang mengamalkan setelah mempelajarinya?

Dari uraian-uraian diatas, gua harap anda semua paham mengapa gua menganggap bahwa agama itu bukanlah sesuatu yang sakral dan kitab bukan pula sesuatu yang suci.